-->
gedung sate bandung photo gedung sate_zpsyeqxzepj.jpg

mesjid raya bandung photo mesjid agung bandung_zpsnvyfrkpn.jpg

jembatan pasopati bandung photo jembatan pasopati bandung_zpsj0ezk3nl.jpg

saung angklung udjo photo saung angklung udjo_zpsewlfdc6g.jpg

Friday, November 18, 2016

BANDUNG RAWAN BEGAL, LIMA SISWA SMPN 2 BANDUNG DIBEGAL DI ANGKOT

Ilustrasi BEGAL
Ilustrasi BEGAL
PORTALBANDUNG.COM -- BANDUNG. Rasa aman masyarakat Kota Bandung, kitan terusik. Pasalnya, aksi begal kini tak hanya dilakukan pada tempat-tempat sepi, tapi di dalam angkutan kota (angkot) pun bisa terjadi. Itu yang dialami lima siswa SMPN 2, Kota Bandung yang menjadi korban begal pada Kamis (17/11). Aparat kepolisian masih memburu para pelakunya.

Polrestabes Bandung kini tengah mendalami peristiwa penodongan yang terjadi pada Kamis (17/11) yang dialami oleh lima siswa SMPN 2 Bandung yang menjadi korban di angkot jurusan Dago-Kebon Kelapa, saat pulang sekolah. Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Winarto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan serta memeriksa saksi-saksi yang terkait dalam kejadian peristiwa tersebut kemarin. Serta mencari keterangan dan alat bukti.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada titik terang," ujarnya, Jumat (18/11).

Menurutnya, kepolisian juga akan membentuk tim khusus untuk mencari pelaku. Bahkan, jika membahayakan warga maka bisa ditembak mati termasuk untuk pelaku kejahatan lainnya.

Beredar di media sosial, Kamis (17/11) sekitar pukul 15.00 WIB tentang lima siswa SMPN 2 Negeri yang ditodong di angkutan umum jurusan Dago-Kebon Kalapa via Aceh. Empat siswa berhasil melarikan diri, namun saat kejadian salah seorang masih berada di angkot bersama penodongnya.

Disebutkan, dua orang anak berhasil keluar dan dua orang anak loncat sehingga mengakibatkan satu orang anak terkilir dan satu orang anak terluka karena senjata tajam. Sementara, satu orang anak lagi masih bersama pelaku namun ditengah jalan diturunkan.

Sumber: ROL

CIRI2 BEGAL YANG BERAKSI DI BELAKANG RUMAH DINAS RIDWAN KAMIL

oni Fernandi (kiri) bersama rekan2 band The Old Coffe
Toni Fernandi (kiri) bersama rekan2 band The Old Coffe
PORTALBANDUNG.COM -- Bandung. Toni Fernandi (22), pembetot bass band indie The Old Coffe, menjadi korban kebrutalan kawanan begal di Jalan Balonggede atau tepatnya belakang Pendopo yang merupakan rumah dinas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Begal bersenjata tajam (sajam) itu gagal merampas barang berharga milik Toni dan adik kandungnya, Olivia Oktaviani (19). Toni bertarung melawan pelaku meski harus terluka akibat sabetan sajam. Seperti apa ciri-ciri pelaku?

"Pelakunya berjumlah empat orang. Mereka berboncengan menggunakan dua sepeda motor," ujar Toni kepada detikcom di rumahnya, Jalan Pasundan, Kota Bandung, Kamis (17/11/2016).

Aksi percobaan pembegalan yang menimpa pemuda tersebut terjadi pada dini hari tadi atau sekitar pukul 02.00 WIB. Suasana di tempat kejadian sepi dan gelap sewaktu pelaku tiba-tiba mendekati Toni dan Olivia yang berjalan kaki menuju pulang ke rumahnya.

"Semua pelaku pakai helm half face. Seingat saya, dua pelaku yang motornya di depan menggunakan masker. Satu pakai jaket parasit hitam dan satu lagi sweater abu-abu. Motornya jenis bebek bercat hitam," ucap Toni.

Dua pelaku lainnya, sambung Toni, menunggangi sepeda motor jenis matic warna merah putih. Mereka diduga berperan mengamati situasi serta mengalihkan perhatian dan berupaya merampas tas milik Olivia. "Kalau dua pelaku lainnya itu hanya menghalangi adik saya," ujar Toni.

Toni melakukan perlawanan saat seorang pelaku mencoba menyasar Olivia yang waktu kejadian mengalungkan tas kecil pada tangan kiri dan mengenggam telepon genggam pada tangan kanan. Namun tak disangka, pelaku menyabetkan sajam ke bagian dada kiri dan dagu Toni.

"Ini luka sobek dari dagu ke pipi kiri, panjangnya 15 sentimeter. Kalau dada kiri kena sabetan cutter," ucap Toni.

Pelaku tancap gas setelah sejumlah warga setempat mendatangi sumber kegaduhan. "Pelaku kabur ke arah Jalan Dewi Sartika," ujar Toni.

BACA JUGA: BANDUNG RAWAN BEGAL, LIMA SISWA SMPN 2 BANDUNG DIBEGAL DI ANGKOT

Sumber: http://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-3348112/ini-ciri-begal-yang-beraksi-di-belakang-rumah-dinas-ridwan-kamil

Saturday, November 12, 2016

DITUANGKAN DALAM BENTUK PERDA, KOTA BANDUNG RESMI MEMBENTUK BUMD INFRA INVESTAMA

Ridwan Kamil Oded M Danial Isa Subagja
Walikota Bandung Ridwan Kamil didampingi Wawalkot Oded M. Danial dan Ketua DPRD Kota Bandung Isa Subagja menandatangani Raperda Kota Bandung tentang BUMD Infra Investama
PORTALBANDUNG.COM -- BANDUNG. Pemerintah kota bandung mempunyai perda yang akan melahirkan satu unit kerja yang di tunggu-tunggu, “Yaitu perusahaan daerah bandung infra investama yang akan mengelola semua aset aset yang dikembangkan menjadi properti, seperti apartemen rakyat. Sehingga dengan gesit bisa bergerak mencari pinjaman serta upaya dan sebagainya,” jelas Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil seusai menghadiri Rapat Paripurna DPRD terkait Pengambilan Keputusan terhadap Raperda Pendirian Perusahaan Perseroan Daerah Bandung Infra Investama di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis (10/11/2016).

Lanjut ia menambahkan, khusus untuk bidang transportasi membantu di bidang cable car dan LRT, “Sehingga di bidang ini perda sangat membantu sekali, mudah mudahan apa rencana yang kita buat menjadi bermanfaat,”ujarnya.

Ridwan menambahkan, untuk bidang infrastruktur khusunya yaitu telekomunikasi, “Mudah-mudahan tiga sektor yang selama ini tersendat-sendat seperti APBD kurang dan infrastruktur dalam kerjasama pemkot juga memakan waktu terlalu lama. Insya Allah dengan adanya ini lebih baik dan ujungnya pelayanan kepada mssyatakat bisa lebih cepat dan merata,”jelasnya.

Ridwan menambahkan, bentuk kerjasama dengan perusahaan lain contohnya seperti Pasar Baru, “Antara PD Pasar mengelola aset, kerjasama dengan swasta dan hasilnya bikin bangunan seperti pasar baru. Nah bedanya ini bukan pasar, kita kelola seperti apartemen rakyat, pinjam uang ke bank untuk membangun sesuatu dan sebagainya. Jadi pola polanya bisa langsung di lakukan,”jelas Ridwan.

Lanjut ia menyampaikan, dalam waktu dekat ini pembangunan infrastruktur yang akan di garap seperti apartemen rakyat dan proyek fly over terus di kerjakan, “Insya Allah pembangunan dengan adanya pintu ini yaitu perda, pembangunan akan lebih cepat,”pungkas Ridwan.



Sumber: Humas Pemkot Bandung

Tuesday, November 1, 2016

BRUTAL! Plt GUBERNUR JAKARTA SETOP 12 PROYEK LELANG WARISAN AHOK BERNILAI TRILIUNAN

Basuki Sumarsono
Gubernur Plt DKI Jakarta Basuki Sumarsono (kiri) menghentikan 12 dari 13 proyek lelang warisan Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama. 

PORTALBANDUNG.COM -- JAKARTA. Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menyetop 12 dari 13 proyek lelang warisan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Penyetopan itu dilakukan karena Soni, sapaan Sumarsono, melihat ada permasalahan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017.

Permasalahan itu, menurut Soni, terletak pada dokumen untuk rancangan APBD dan Kebijakan Umum APBD-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang diajukan Ahok. Soni menyebut dokumen tersebut masih sepihak.

"Memang ada persoalan, KUA-PPAS yang disusun gubernur petahana itu kan masih sepihak, belum disetujui dewan dan lelang sudah dilakukan," kata Soni di Balai Kota, Jakarta, Senin (31/10).

Pemprov DKI Jakarta memang sudah melakukan lelang untuk 13 proyek senilai Rp4,4 triliun yang dijalankan menggunakan dana dari APBD tahun 2017.

Proyek-proyek yang dilelang itu terdiri dari dua proyek pembangunan rumah sakit, dua proyek pembangunan dan rehab sekolah, delapan paket pembangunan rumah susun, dan satu proyek ruang publik terpadu ramah anak.

Lelang itu diajukan untuk mengejar target selesai satu tahun atau sebelum periode kepemimpinan Ahok berakhir.

Sebagai pengganti Ahok, Soni lantas mengambil keputusan untuk menghentikan 12 proyek lelang yang tengah berlangsung tersebut. Sementara untuk satu proyek yang sudah mendapatkan pemenang, yakni proyek pembangunan sky hospital RSUD Tarakan, diputuskan tetap dilanjutkan.

Soni mengatakan, selain karena bermasalah dalam hal penyusunan APBD, penghentian proyek lelang juga demi menghormati fungsi DPRD.

"Semata-mata untuk menghormati DPRD. Saya minta untuk ditunda dulu sementara. Kami lihat dulu. Untuk pemenang satu itu, ada argumentasi Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015, itu bisa kalau kondisi tertentu," tutur Soni.

DPRD sebelumnya telah memprotes lelang yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menyebut itu sebagai cara nakal, sebab mau tidak mau proyek itu nantinya harus masuk dalam APBD 2017.

Menurut Taufik, seharusnya proyek itu dibahas bersama dengan DPRD. "Saya bilang ini cara-cara nakal. Saya mau tahu maksudnya apa. Main menangkan lelang, dibahas aja belum," ujar Taufik.

Sumber: http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161031183027-20-169214/plt-gubernur-jakarta-setop-12-proyek-lelang-warisan-ahok/

Sunday, October 23, 2016

SOAL SUMBER WARAS, PENGAMAT: JOKOWI JANGAN DIAM SERIBU BAHASA!

Margarito Kamis
Margarito Kamis
PORTALBANDUNG.COM -- JAKARTA. Pakar hukum tata negara Margarito Kamis menyayangkan sikap Presiden Jokowi yang terkesan membiarkan kasus besar, tapi justru fokus memerangi pungutan liar (Pungli).

Salah satunya adalah kasus Rumah Sakit Sumber Waras, yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

"Memang pungli cukup masif, tapi kenapa kasus besar didiamkan, beliau (presiden) kan bisa suruh polisi ambil alih kasus RS Sumber Waras. Jangan diam seribu bahasa," kata Margarito di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/10/2016).

Padahal, kata dia, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah menyatakan adanya kerugian negara dari kasus RS Sumber Waras.

Sebelumnya, BPK menemukan penyimpangan dalam pembelian sebagian lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Penyimpangan itu dapat dilihat dari status lahan yang telah dibeli oleh Pemprov DKI,

"Tentu saja sikap diam presiden membuat tidak ada kepastian kasus RS Sumber Waras," ujar Margarito.

Menurutnya, selain kasus besar, RS Sumber Waras, juga soal kasus Keputusan (SK) kepada PT Anugrah Harisma Barakah (AHB) pada medio 2008-2014 yang menyeret nama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam. Bahkan, Nur Alam sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK).

Dalam kasus Nur Alam itu, SK yang diterbitkan diantaranya SK Persetujuan Pencadangan Wilayah Pertambangan, SK Persetujuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi, dan SK Persetujuan Peningkatan IUP Eksplorasi Menjadi IUP Operasi Produksi.‎

Sumber: http://www.teropongsenayan.com/50463-soal-sumber-waras-pengamat-jokowi-jangan-diam-seribu-basa

DIDUGA ADA PUNGLI DI FASILITAS PUBLIK DEPAN GEDUNG SATE

Bahu jalan sekitar jalan Gasibu dipakai tempat parkir
Bahu jalan sekitar jalan Gasibu dipakai tempat parkir
PORTALBANDUNG.COM --  BANDUNG. Aktivitas pungutan liar (pungli) diduga terjadi di Lapangan Gasibu, Jalan Dipenogoro, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Minggu (23/10/2016). Aktivitas pungli itu pun dikeluhkan pengunjung yang ingin menikmati fasilitas milik pemerintah provins Jabar di depan Gedung Sate itu.

Pantauan Tribun, aktivitas pungli itu diilakukan sejumlah pemuda yang tidak jelas legalitasnya. Mereka menarik sejumlah uang untuk parkir. Pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 3 ribu untuk memarkirkan motornya.

Pengunjung diberi karcis yang tak tertulis dasar hukum pemungutan dan besaran retribusinya. Dalam karcis itu hanya tertulis parkir Gazeeboe area Gasibu dan sekitarnya.
Karcis parkir di lapangan Gasibu, Minggu (23/10/2016)
Karcis parkir di lapangan Gasibu, Minggu (23/10/2016)
Salah satu pengunjung yang menjadi korban pungli, Ilah (25), mengaku kesal dengan tarif parkir itu. Sebab pelaku pungli itu menarik uang parkir terhadap setiap pengunjung dengan cara paksa.

"Ketika ditanya ini resmi mereka atau tidak mereka tidak jawab. Lalu mereka seenaknya kalau sudah dibayar, mereka tak membantu mengeluarkan motor kalau sudah selesai parkir," kata Ilah.

Tak hanya toilet, kegiatan pungli juga dilakukan di dalam toilet. Pengunjung yang ingi buang air kecil, air besar, dan mencuci tangan pun harus mengeluarkan kocek di fasilitas umum itu. Setiap pengunjung harus membayar Rp 2 ribu ke penjaga toilet yang duduk di pinggir pintu.

Melly (38), warga Kiaracondong, juga kesal dengan pungli di toilet. Sebab ia diminta uang setelah menemani anaknya buang air kecil. Alasannya, kata dia, untuk uang kebersihan.

"Seharusnya kan gratis, ini kan fasilitas publik. Masak ditarif. Kan anggaran revitaliasnya kan juga dari pajak kami," kata Melly.

Melly pun berharap pemerintah bisa menindaktegas kegiatan pungli di Lapangan Gasibu itu. Lagi pula keberadaan pihak yang melakukan pungli itu belum berlangsung menyusul Revitaliasi Lapangan Gasibu baru saja diresmikan pada September 2016. Sebagai pengunjung ia merasa dirugikan dengan adanya pungli itu.

"Kalau retribusi itu kan harus jelas, ini tidak jelas peruntukannya," kata Melly.

Sumber: http://jabar.tribunnews.com/2016/10/23/ada-pungli-di-fasilitas-publik-depan-gedung-sate?page=2

Saturday, October 22, 2016

ASMA NADIA: KETERBATASAN YANG MENGINSPIRASI

Asma Nadia
Asma Nadia

Oleh : Asma Nadia

Empat atlet renang terjun meluncur setelah tanda start ditembakkan. Semua melaju secepat mungkin untuk mencapai ujung kolam, lalu kembali begitu seterusnya sampai putaran akhir. Sekilas tidak ada yang luar biasa, akan tetapi peristiwa ini menjadi istimewa karena seluruh perenang tersebut difabel netra. Mereka tidak bisa melihat.

Laras, salah satu peserta, mengatakan ia menghitung ayunan tangan untuk memperkirakan jauh lintasan.

"Untuk lintasan 100 meter, biasanya dicapai setelah 85 kayuhan," katanya.

Atlet lain Bambang, menceritakan kendalanya ketika bertanding bulu tangkis.

"Saat mengarahkan kursi roda ke depan dan ke belakang, rodanya terasa tidak menggigit," ujarnya.

Bukan komplain, sang atlet sekadar bercerita. Tapi cukup untuk menunjukkan betapa berat tantangan yang harus dihadapi atlet Perpanas dibanding atlet PON.

Jika atlet PON mungkin fokus memaksimalkan gerak tubuh, atlet Perpanas (Pekan Paralimpik Nasional) harus juga memperhitungkan bagaimana mensinergikan tubuh dengan alat bantu.

Berbeda lagi kisah Halim. Sejak kecil ia mencintai sepak bola. Sayang di usia 15 tahun ia menderita ablasio retina yang berakhir dengan kebutaan pemanen. Namun kehilangan kemampuan melihat tidak membuatnya putus asa, ia mendalami lari. Dari olahraga ini ia memperoleh medali emas di ajang Pekan Paralimpik Daerah dan dua perak di tingkat ASEAN. Ia juga mendapat medali emas untuk kategori loncat jauh.

Pekan Paralimpik bukan ajang olahraga biasa.

Setiap peserta, jauh sebelum menaklukkan pesaing di lapangan, terlebih dahulu harus mengatasi keterbatasan diri.

Terlepas menang atau kalah, semua atlet yang ikut dalam Paralimpik telah membuktikan pada mata dunia bahwa keterbatasan bukan halangan.

Berbeda dengan kompetisi olahraga lain, setiap atlet Paralimpik selain mewakili klub atau daerah asal, turut menjadi jembatan mimpi dan harapan setiap warga difabel.

Perenang difabel netra selain mewakili daerah, misalnya juga mewakili mimpi 3,5 juta tunanetra lain di Indonesia, terlepas keterbatasan, mereka mampu berprestasi.

Demikian juga atlet difabel cabang olahraga lain.

Terus terang, saya mencoba mencari tahu lewat google, jumlah penyandang difabel lain di Indonesia ketika menulis artikel ini, hanya saja tidak menemukannya. Apakah saya kurang cermat atau belum banyak yang menuliskan? Terpikir seharusnya ada lembaga resmi berwenang yang mengumumkan data tersebut setiap tahun. Atau setidaknya ada individu atau lembaga independen yang mempublikasikan agar terbangun kepedulian masyarakat terhadap keberadaan mereka.

Semoga ketiadaan itu murni ketidaktahuan saya, atau belum maraknya informasi, dan bukan minimnya perhatian kepada saudara kita yang difabel.

Walaupun, harus diakui, kenyataannya sampai saat ini difabel di Indonesia masih belum mendapat perhatian memadai.

Di dunia pendidikan, 3 juta anak dan remaja yang mempunyai keterbatasan fisik. Namun masih sulit memperoleh fasilitas pendidikan yang sesuai.

Infrastruktur di Indonesia walau secara bertahap mulai diperhatikan namun belum benar-benar ramah bagi kaum difabel. Di bidang olahraga, Paralimpik sudah membuka ruang bagi difabel untuk kesempatan berprestasi, dengan bonus hadiah yang cukup menggiurkan.

Sekalipun pembukaan Paralimpik tahun ini juga mendapat sorotan di media.

Berbeda dengan PON yang dibuka langsung oleh Presiden, Paralimpik dibuka oleh Menko. Pun ternyata Menko berhalangan sehingga dibuka oleh pejabat setingkat menteri.

Syukurnya, setidaknya penyelenggaraan event olahraga difabel tahun ini semarak dan menggunakan fasilitas berkelas. Bahkan panitia menjanjikan penutupan yang tak kalah menarik.

Mewakili harapan para difabel dan keluarga mereka serta siapa saja yang peduli, semoga semakin banyak kesempatan, fasilitas, sarana, dan pra sarana lain yang memberi kemudahan pada saudara kita yang berjuang dengan keterbatasan fisik.

Terima kasih kepada para atlet Paralimpik yang telah memberi inspirasi bangsa Indonesia, bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus berpresasi dan melangitkan mimpi.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/kolom/resonansi/16/10/21/ofefum319-keterbatasan-yang-menginspirasi

Friday, October 21, 2016

INILAH 6 CATATAN KRITIS DUA TAHUN PEMERINTAHAN JOKOWI-JK

Presiden RI Joko Widodo dan Wapres RI Jusuf Kala
Presiden RI Joko Widodo dan Wapres RI Jusuf Kalla
PORTALBANDUNG.COM -- JAKARTA. Dua tahun pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam bidang politik dalam negeri meninggalkan catatan bagi kinerja Kementerian Hukum dan HAM. Salah satunya adalah perpecahan di internal partai politik yang berseberangan dengan pemerintah dan tidak diselesaikan dengan baik oleh Menkumham.

Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan DPP PKS Almuzzammil Yusuf menilai dua tahun Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam bidang politik, hukum, dan keamanan, setidaknya memiliki enam catatan kritis.

Pertama, kata dia, Pemerintahan Jokowi-JK telah mengintervensi terlalu jauh urusan internal partai politik yang berseberangan dengan pemerintah. "Padahal dalam UU Partai Politik, Kementerian Hukum dan HAM hanya menjalankan keputusan pengadilan dengan menjalankan prosedur administrasi pengesahan partai politik," kata Almuzzammil dalam keterangan tertulis, Kamis (20/10).

Ia memberikan contoh kasus konflik pergantian kepemimpinan di Golkar dan PPP adalah tragedi politik di era Pemerintahan Jokowi-JK yang mengancam iklim demokrasi di Indonesia. Dalam kasus ini, PKS menyarankan agar Pemerintahan Jokowi-JK belajar dari Pemerintahan SBY yang lebih moderat dan proporsional dalam menangani konflik internal partai, meskipun berseberangan dengan Pemerintah pada saat itu.

Kemudian catatan kritis kedua, pencabutan 3.143 peraturan daerah oleh Pemerintahan Jokowi-JK tanpa kajian yang komprehensif, transparansi, pelibatan publik, dan koordinasi yang baik dengan pemerintahan daerah. Pembatalan Perda tahun ini adalah yang terbanyak untuk kurun waktu satu tahun berjalan.

"Perda yang dibatalkan termasuk Perda pendidikan gratis seperti Perda Nomor 5 Tahun 2009 Kabupaten Sarolangun Jambi tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dasar dan Menengah Gratis serta Perda Nomor 5 Tahun 2014 Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat tentang Pendidikan Gratis. Padahal sebelumnya Kemendagri mengatakan Perda yang dicabut hanya Perda investasi, retribusi, dan pajak," kata Almuzzammil.

Dalam hal ini, kata dia, PKS menilai Pemerintahan Jokowi-JK kurang menghargai Perda yang merupakan produk politik daerah yang memiliki konteks kearifan lokal. Jika tidak hati-hati, pencabutan perda besar-besaran ini mengancam otonomi masing-masing daerah dan merupakan wujud kegagalan Pemerintahan Jokowi-JK dalam melakukan supervisi, pembinaan, dan koordinasi dengan pemerintahan daerah.

"Saran kami ke depan, Pemerintahan Jokowi-JK harus lebih hati-hati, mengkaji secara komprehensif dan melibatkan publik, terutama akademisi atau universitas dan LSM di daerah sebelum mencabut perda," ujar dia.

Ketiga, Presiden Jokowi menggunakan hak prerogatif mengangkat pejabat negara secara tidak cermat dan inkonsisten. "Publik mempertanyakan pengangkatan menteri ESDM yang memiliki kewarganegaraan ganda, pemilihan Jaksa Agung dari unsur partai, dan masuknya menteri dari anggota koalisi baru pemerintahan," katanya.

Ke depan, sarannya, Pemerintahan Jokowi-JK seharusnya konsisten memilih pejabat negara yang dibutuhkan masyarakat, berintegritas, berkompeten, dan tidak memiliki konflik kepentingan. Hal ini penting untuk menjaga marwah pemerintahan dan NKRI.

Keempat, Presiden Jokowi telah bersikap pasif terhadap perbuatan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI yang mengancam Pancasila, sila Ketuhananan yang Maha Esa dan Persatuan Indonesia.

Sikap diam dan pembiaran Presiden telah membangun interpretasi publik, terutama umat Islam bahwa Presiden melindungi arogansi dan perbuatan penistaan terhadap ayat suci Alquran yang dilakukan Gubernur DKI. "Ada kesan Presiden telah mencontohkan kepada warga negara, 'salah benar teman harus dibela dan dilindungi'," ujarnya.

Dengan sikap kenegarawanan, saran Almuzammil, Presiden Jokowi seharusnya menyampaikan posisi sikap tegas sebagai Kepala Negara bahwa siapapun penista agama, pemecah persatuan bangsa harus diproses secara hukum meskipun dalam proses pemilihan kepala daerah.

''Kami berharap Presiden lebih aktif dan secara terbuka meminta Kapolri untuk memproses secara hukum karena negara Indonesia adalah negara hukum,'' kata Almuzammil menjelaskan.

Pasifnya Presiden dalam kasus ini bernilai negatif bagi publik, terutama umat Islam. Sikap tegas dan keberpihakan Presiden terhadap kebenaran dan hukum ini sangat penting untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Kelima, paket kebijakan hukum Pemerintahan Jokowi harus segera disusun dan dilaksanakan karena indeks rule of law Indonesia peringkat 52 dan indeks persepsi korupsi pada urutan 88.

Catatan kritis keenam, ungkap Almuzammil, Pemerintahan Jokowi-JK telah mengancam independensi dan kebebasan pers dengan memblokir beberapa media online Islam tanpa ketelitian, klarifikasi, dan transparansi. Cara-cara seperti ini mengingatkan kita kembali ke rezim Orde Baru yang refresif dan otoriter.

"Seharusnya Pemerintah memberikan peringatan dan mengundang para pengelola website dan berdialog sebelum diblokir. Tidak serta merta merekomendasikan pemblokiran tanpa tolok ukur yang jelas,'' kata Almuzzammil Yusuf mengingatkan.

Selain itu, kata dia, perlu melibatkan para ahli, tokoh agama, ormas Islam serta MUI untuk mengetahui apakah konten dalam website itu menyimpang atau tidak dalam ajaran Islam.

''Jangan sampai, media yang menyampaikan ayat Alquran dan sunah, mengecam kebiadaban Israel dan Barat dianggap radikal. Jika demikian, ke depan eksistensi media informasi dan pendidikan Islam terancam rezim Pemerintahan Jokowi yang menggunakan pasal karet untuk mengebiri umat Islam," ungkap Almuzzammil.

Evaluasi tersebut ia sampaikan sebagai oposisi loyal, di luar Pemerintahan. "Semoga bermanfaat untuk perbaikan politik, hukum, dan keamanan Indonesia di masa yang akan datang," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu.

Sumber: ROLSaveSave

Wednesday, October 19, 2016

BPR PEMKOT BANDUNG DAN PROGRAM PINJAMAN TANPA AGUNAN

BPR PEMKOT BANDUNG
BPR Pemkot Bandung Menjawab
PORTALBANDUNG.COM - BANDUNG. Di bawah naungan Pemkot Bandung, BPR Kota Bandung mempunyai program pinjaman dana tanpa agunan, yaitu Kredit Melati, “Kredit melati sendiri diberikan kepada para pelaku-pelaku UKM yang ada di Kota Bandung,” jelas Rani Manager Bisnis Funding BPR Kota Bandung dalam Kegiatan Bandung Menjawab, di ruang Media Lounge Balai Kota Bandung, Selasa (18/10/2016).

Rani menambahkan, dengan ketentuan bahwa program ini ada keunikan tersendiri, “Kita bisa memberikan pinjaman dalam bentuk kelompok ataupun perorangan, yang lebih menonjol dari produk-produk lain adalah kredit melati ini tanpa menggunakan bunga,”ujarnya.

Sampai saat ini BPR Kota Bandung memasarkan seluruh warga kota bandung yaitu terdiri dari 30 kecamatan dan kelurahan untuk mengikuti program ini jika ada yang menginginkannya, “Kami selalu mensosialisasikan program ini baik melalui Disnaker, Diskoperinda ataupun sosialisasi langsung terhadap kecamatan yang ada di Kota Bandung,” jelasnya.

Diharapkan warga kota bandung yang meminjam pinjamannya untuk keperluan apapun itu, tidak terjerat oleh rentenir yang sampai saat ini masih ada di Kota Bandung, “Dengan adanya program ini mudah mudahan warga bandung tidak terjerat kembali oleh rentenir. Mereka mematok bunga antara 20-30 persen, sementara untuk kredit melati ini tanpa bunga sama sekali, hanya ada bunga sebesar 8 persen di awal saat pencairan saja,”tuturnya.

Untuk mengikuti Kredit melati khususnya diberikan kepada para pelaku pelaku usaha, diantaranya para pelaku usaha yang sudah eksis, baru berjalan, wirausaha baru dan PKL di Kota Bandung, “Ketentuannya yaitu, KTP, KK, Buku Nikah, surat keterangan usaha untuk yang sudah memiliki usaha yang dikeluarkan oleh RW Setempat, Poto Jaminan dan Poto Usaha,”jelasnya.

Lanjut ia menjelaskan, untuk wirausaha yang baru, membedakannya hanya dilampirkan surat setelah mengetahui pendidikan atau pelatihan di dinas dinas terkait, “Sementara untuk para PKL yang membedakannya hanya mereka harus mempunyai kartu anggota PKL Kota Bandung yang berjualandi zona nyaman yang tidak dilarang oleh pemerintah,”jelasnya.

Kredit melati ini platformnya antara 500 ribu sampai 30 juta, “Jadi kami batasi dulu sampai 30 juta, dan jangka waktunya tidak lebih dari 1 tahun,”ujarnya.

BPR Kota Bandung akan utamakan pengusaha warga Bandung, “Karena kami belum tergarap semua untuk warga bandung yang mempunyai usaha terserap oleh kredit melati ini,”tuturnya.

Rani berharap, mudah mudahan dengan adanya bandung menjawab ini bisa memfasilitasi atau sebagai media kepada masyarakat yang belum mengenal kredit melati, “Insya Allah dengan bandung menjawab, khusus untuk media bisa mempublikasikan mengenai kredit melati,”pungkasnya.

Lanjut Manager Kredit Melati PD BPR Kota Bandung Sidik Permana menjelskan, bahwa program ini di launching tanggal 15 Mei 2015, “Data menyatakan sampai tanggal 17 oktober 2016, kita sudah menyalurkan dana sekitar 31 Milyar, ini untuk 10.126 warga kota bandung yang telah menerima kredit melati,”jelasnya.

Lanjut ia menambahkan, yang 10.126 warga ini terdiri dari, 1.897 perorangan, kemudian 1.613 untuk kelompok yang rata rata anggota kelompoknya sekitar 5 orang, tinggal di kalikan saja,

“Dari dana yang dititipkan pemkot bandung dalam bentuk pernyataan modal kepada BPR sebanyak 30 milyar, kita sudah menyalurkan semuanya. Saat ini sisa pokok kredit melati yang beredar di masyarakat sekitar 10 milyar, artinya 20 milyar telah kembali,”jelasnya.

Sampai saat ini jumlah pengajuan kredit melati masih cukup banyak, “Alhamdulilah progres dari bulan ke bulan kita sudah di realisasikan,”tuturnya.

Sidik menambahkan, BPR menerima masukan untuk berlangsunya kredit melati selain di kalangan pengusaha, “Antara lain dari beberapa komunitas, seperti LSM, ormas, wartawan dan lain lain. Nah ini kami sedang melakukan kajian resiko bisinis. ke depan mudah-mudahan bisa di luar para pelaku usaha mikro, sehingga bisa memajukan usaha untuk di kalangan komunitas,”pungkasnya.



Sumber: Humas Pemkot Bandung

Saturday, August 27, 2016

INILAH SOSOK DI BALIK KISAH LUCU MUKIDI YANG SAAT INI SEDANG VIRAL



Soetantyo penulis cerita lucu Mukidi (Istimewa)
Soetantyo penulis cerita lucu Mukidi (Istimewa)
Cerita lucu Mukidi belakangan menjadi viral di media sosial. Siapa sebenarnya penulis Kisah Mukidi?
PORTALBANDUNG.COM, SOLO – Cerita lucu Mukidi menjadi viral di sosial media. Kisah Mukidi tersebar cepat dan berantai lewat jaringan Facebook, broadcast Whatsapp hingga Blackberry Messenger (BBM). Dari mana awal mula Kisah Mukidi itu?Kisah kelucuan Mukidi, Markonah, Wakijan dan teman-temannya itu ditulis di sebuah blog beralamat https://ceritamukidi.wordpress.com. Adalah Soetantyo, pria berusia 62 tahun sosok penulis cerita Mukidi. 

Ketika dihubungi Solopos.com, Jumat (26/8/2016) sore, Pak Yoyo atau Pak Tantyo mengisahkan awal mula petualangan Mukidi. Soetantyo merupakan pensiunan sebuah perusahaan farmasi di Jakarta, Boehringer Ingelheim.

Pria kelahiran 7 Februari 1954 ini mengatakan petualangan Mukidi juga menceritakan keluarga bersar dan sahabat-sabahatnya. Tokoh Mukidi merupakan pria Cilacap yang mudah akrab dengan siapa saja. Istrinya bernama Markonah, mereka mempunyai anak bernama Mukirin dan Mukiran. Sahabat Mukidi adalah Wakijan.

“Saya sengaja mengambil nama-nama Banyumasan…kebetulan saya berasal dari Purwokerto. Makanya ada nama Marto Kapiran, Karto Mlogo dan lain-lain. Mukidi ini sebenarnya nama yang pernah ngehits di tahun 1980-an karena pernah digunakan di salah satu film Warkop,” ujar pria yang kini tinggal di Jatibening, Bekasi.

Pak Yoyo yang mempunyai alamat Facebook Soetantyo Moechlas mengisahkan kegemaran menulis cerita Mukidi diawali tahun 2000-an. Saat itu dia masih menjadi trainer di perusahaan farmasi. Setiap pagi saat acara radio Idakrisna Show di Delta FM Jakarta dia kerap mengirimkan cerita-cerita lucu. Cerita lucu itu ada yang merupakan murni hasil kreasinya. “Cerita lucunya itu memang ada yang asal ngarang, namun ada pula yang berasal dari luar,” jelas pria berputra satu ini.

Tak hanya itu dia juga kerap menyelipkan cerita-cerita lucu saat dia mengisi pelatihan. “Saya kan trainer jadi sering banget untuk mencairkan suasana saya menyelipkan cerita Mukidi. Di perusahaan tempat saya bekerja itu juga kan ada buletin, cerita-cerita lucu Mukidi juga sering diterbitkan di buletin kantor saya.”

Kebiasaan menyebarkan kisah lucu Mukidi berlanjut di era media sosial. Postingan Mukidi kali pertama diunggah di blognya pada Agustus 2012. Setiap pagi, Facebook Pak Yoyo juga memposting petualangan Mukidi. Hingga akhirnya kisah Mukidi menyebar viral via broadcastWhatsapp dan BBM

“Dari situ kemudian kisah Mukidi menyebar. Saya sendiri tidak menyangka kok bisa menjadi viral begini. Kebetulan saya kan bersahabat dengan Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar, kalau pagi cerita Mukidi belum nongol, biasanya saya langsung dihubungi ‘Mana nih Mukidinya’ hehehe,” paparnya.

Sudah ratusan kisah Mukidi yang wira-wira di media sosial, ke depan Pak Yoyo berjanji tetap menghadirkan kisah-kisah lucu petualangan Mukidi. ‘’Kalau dulu pas awal-awal Mukidi itu ceritanya agak vulgar, sekarang sudah dikurangi.”

Pria yang telah menulis buku berujudul 30 Tahun Jadi Tukang Obat dan Laskar Pelawak ini mengaku usia bukanlah halangan untuk tetap berkarya. Mensyukuri setiap babak kehidupan menjadi prinsip hidup yang dipegangnya. “Syukuri apa yang ada pada dirimu. Jangan terlalu serius karena orang lainpun demikian,” pungkasnya memberi wejangan.

Sumber: Solopos.com

Wednesday, August 24, 2016

KONGLOMERAT SUKANTO TANOTO: BAGI SAYA INDONESIA ADALAH AYAH ANGKAT, CINA AYAH KANDUNG

Konglomerat Sukanto Tanoto
Konglomerat Sukanto Tanoto
PORTALBANDUNG.COM -- “Saya lahir dan besar di Indonesia. Menempuh pendidikan, menikah dan memulai bisnis juga di sana. Tetapi Indonesia adalah ayah angkat bagi saya, karena itu ketika pulang ke Cina saya merasa menemukan ayah kandung. Itu karena saya masih merasa orang Cina,” demikian diucapkan konglomerat Sukanto Tanoto saat tampil sebagai narasumber dalam sebuah acara televisi di Cina.

Sukanto yang pemilik Raja Garuda Emas (RGE), induk perusahaan yang bergerak di perkebunan kelapa sawit, kertas dan plywood, ini juga dengan bangga mengumumkan sumbangannya yang mencapai 5 juta dolar AS dalam pembangunan Water Cube, sarana olahraga yang digunakan saat Olimpiade Beijing 2008. Video selengkapnya bisa ditonton DI SINI.

Tanpa merasa bersalah, Sukanto yang lahir, sekolah dan ‘’mendapat karpet merah’’ untuk membangun kerajaan bisnis di Tanah Air, menyatakan Indonesia hanyalah ayah angkat. Intinya Keindonesiaan Sukanto Tanoto ternyata hanya sebatas di bibir belaka, sementara yang bergelora di hatinya tetap negara asalnya, Cina. Jangan-jangan, Sukanto Tanoto pun tidak hafal Pancasila. Wakil rakyat di DPR sana perlu mengujinya.

Bila rasa kecintaan Sukanto Tantoto pada Indonesia hanya sebatas itu, tentu tidak heran jika ia patut disangka sangat tega terlibat dalam aksi menggelapkan pajak PT Asian Agri Grup, salah satu perusahaan miliknya yang kasusnya hingga kini masih bergulir di Kejaksaan Agung. Perkara yang menyedot perhatian publik ini baru hanya menyeret satu orang tersangka ke balik jeruji sel, di luar kewajiban Asian Agri membayar denda Rp 2,5 triliun. Entah karena kekuatan beking Sukanto Tanoto, yang jelas ada delapan tersangka dalam kasus penggelapan pajak PT Asian Agri Grup yang belum dijatuhi hukuman. Sudah hampir lima tahun kedelapan tersangka tersebut belum juga diproses hukum. Ini ada apa?
Republik Indonesia bisa merdeka dengan mengorbankan ratusan juta jiwa warga Indonesia. Kini, Indonesia telah 71 tahun merdeka. Banyak kalangan yang sudah memetik hasil kemerdekaan Indonesia dan kini menjadi konglomerat, termasuk Sukanto Tanoto. Ia bisa kaya raya dari hasil kekayaan tanah tumpah darah Indonesia. Bahkan pemerintah pun memberi ‘’karpet merah’’ pada Sukanto Tanoto untuk menjalankan bisnisnya. Namun ternyata, setelah menyaksikan pengakuannya di depan stasiun televisi Cina, tentu, rasa nasionalisme Sukanto Tanoto menjadi sangat penting dipertanyakan. Apakah ia benar-benar mencintai Merah-Putih, atau hanya menganggap Indonesia sebagai ladang untuk mengeruk kekayaan semata. Selebihnya, Sukanto Tanoto hanyalah orang asing yang tidak pernah mencintai tanah kelahirannya.

Video bisa dilihat di sini juga:


Sumber: tempo.co

Wednesday, August 17, 2016

PRIA YANG MENGAKU PEMIKIR DAN ANALIS INI SAMAKAN MUHAMMAD SYAFI'I DENGAN SETAN

Alifurrahman (kiri) - Muhammad Syafi'i (kanan)
PORTALBANDUNG.COM, JAKARTA -- Doa Muhammad Syafi’i pada penutupan Sidang Paripurna MPR setelah Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo terus menjadi buah bibir. Doa yang menggemparkan itu dinilai tepat oleh banyak orang karena mencerminkan kondisi dan doa masyarakat. Namun, tidak demikian bagi Alifurrahman S Asyari.

Pria yang mengaku analyst dan pemikir itu menyamakan Muhammad Syafi’i dengan setan. Hal itu tercermin dari tulisannya berjudul “Ketika Setan Pimpin Doa di Gedung MPR” yang kontroversial.

Alifurrahman beralasan, 80% isi doa yang dipanjatkan Muhammad Syafi’i berisi keluhan.

“Kembali ke soal doa di gedung DPR, itu sudah tidak bisa lagi disebut doa. Dan tidak layak diucapkan di tempat umum, atas nama doa, karena salah menurut ajaran agama Islam. Karena materinya 80% mengeluh,” tulisnya.

Tentu saja, tulisan Alifurrahman itu menuai kontroversi. Sebagian netizen setuju dengannya bahwa doa Muhammay Syafi’i tidak tepat, namun banyak netizen yang menilai doa tersebut tidak salah. Yang lebih dipersoalkan adalah menyamakan Muhammad Syafi’i dengan setan. Apalagi, Alifurrahman tidak menyertakan dalil dalam tulisannya tersebut.

“Kasihan banget, ada yang tersinggung, membahas doa dalam Islam, tapi tidak merujuk pada satupun dalil hadits atau Qur an. Kalimat dan judul saja sudah mencerminkan sakit hati atau kepanasan akan doa tersebut. Dengan membuat komposisi bahasa seperti ini anda tidak lebih seperti setan yang anda maksud,” kata Irfan Tiakoly.

“Doa tersebut ga melecehkan siapa-siapa... ga ada yang salah...,” kata Tutu Muhtadi.

Seperti ditranskrip PORTALBANDUNG.COM, berikut ini petikannya dan videonya:



“Wahai Allah, memang semua penjara overcapacity tapi kami tidak melihat ada upaya untuk mengurangi kejahatan karena kejahatan seperti diorganisir, wahai Allah. Kami tahu pesan dari sahabat Nabi-Mu, bahwa kejahatan-kejahatan ini bisa hebat bukan karena penjahat yang hebat tapi karena orang-orang baik belum bersatu atau belum mempunyai kesempatan di negeri ini untuk membuat kebijakan-kebijakan baik yang bisa menekan kejahatan-kejahatan itu.”
Ya Rabbal ‘alamin, lihatlah kehidupan ekonomi kami. Bung Karno sangat khawatir bangsa kami akan menjadi kuli di negeri kami sendiri. Tapi hari ini, sepertinya kami kehilangan kekuatan untuk menyetop itu bisa terjadi. Lihatlah Allah, bumi kami yang kaya dikelola oleh bangsa lain dan kulinya adalah bangsa kami
Ya rabbal aalamin. Kehidupan sosial budaya, seperti kami kehilangan jati diri bangsa ini, yang ramah, yang santun, yang saling percaya. Ya Rabbal ‘alamin Kami juga belum tahu bagaimana kekuatan pertahanan dan keamanan bangsa ini kalau suatu ketika ada bangsa lain akan menyerang bangsa kami. Ya Rahman ya Rahim, tapi kami masih percaya kepada-Mu, bahwa ketika kami masih mau menadahkan tangan kepada-Mu, itu berarti kami masih mengakui Engkau adalah Tuhan kami, Engkau adalah Allah yang Maha Kuasa
Jauhkan kami dari pemimpin yang khianat yang hanya memberikan janji-janji palsu, harapan-harapan kosong, yang kekuasaannya bukan untuk memajukan dan melindungi rakyat ini, tapi seakan-akan arogansi kekuatan berhadap-hadapan dengan kebutuhan rakyat. Di mana-mana rakyat digusur tanpa tahu ke mana mereka harus pergi. Di mana-mana rakyat kehilangan pekerjaan, Allah di negeri yang kaya ini ini rakyat ini outsourcing, wahai Allah. Tidak ada jaminan kehidupan mereka. Aparat seakan begitu antusias untuk menakuti rakyat. Hari ini di Kota Medan di Sumut, 5000 KK rakyat Indonesia sengsara dengan perlakuan aparat negara, ya Rabbal ‘alamin.
Allah, lindungilah rakyat ini, mereka banyak tidak tahu apa-apa. Mereka percayakan kendali negara dan pemerintahan kepada pemerintah. Allah, kalau ada mereka yang ingin bertaubat, terimalah taubat mereka ya Allah. Tapi kalau mereka tidak bertaubat dengan kesalahan yang dia perbuat, gantikan dia dengan pemimpin yang lebih baik di negeri ini Ya Rabbal ‘alamin.” [Ibnu K/Tarbawia]


Sumber: Tarbawia

Tuesday, August 16, 2016

USAI PIDATO PRESIDEN 16 AGUSTUS 2016, INILAH DOA YANG MENGGUNCANG SENAYAN

jokowi jk
Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kala tertunduk khusu'
PORTALBANDUNG.COM, JAKARTA - Usai Presiden Joko Widodo membacakan laporan APBN-P dan nota keuangan, Ketua DPR RI Ade Komarudin yang memimpin Rapat Paripurna mempersilakan Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Muhammad Syafi'i untuk memimpin doa.

Rupanya doa yang disampaikan oleh Syafi'i begitu tajam dan menyindir berbagai persoalan di Indonesia.

Di hadapan Presiden Jokowi yang turut mengangkat kedua tangan berdoa, lantunan do'a dari Muhammad Syafi'i ini begitu telak:

"Ya Allah, Jauhkan kami dari pemimpin yang khianat yang hanya memberikan janji-janji palsu, harapan-harapan kosong, dan kekuasaan yang bukan untuk memajukan dan melindungi rakyat ini, tapi seakan-akan arogansi kekuatan berhadap-hadapan dengan kebutuhan rakyat,"

Doa ini mendapat apresiasi luar biasa dari peserta sidang. Tepuk tangan membahana hampir setengah menit. Selama pembacaan doa pun, ribuan peserta sidang tampak hikmat menundukkan kepala.

Berikut video dan teks doa yang disampaikan Syafi'i di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016).



"Seperti mata pisau yang hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas sehingga mengusik rasa
keadilan bangsa ini. Wahai Allah, memang semua penjara overcapacity tapi kami tidak melihat ada upaya untuk mengurangi kejahatan karena kejahatan seperti diorganisir, ya Allah,"
"Kami tahu pesan dari sahabat Nabi Nuh, bahwa kejahatan-kejahatan ini bisa hebat bukan karena penjahat yang hebat tapi karena orang-orang baik belum bersatu atau belum mempunyai kesempatan di negeri ini untuk membuat kebijakan-kebijakan yang baik yang bisa menekan kejahatan-kejahatan itu,"
"Biarlah kehidupan ekonomi kami, Bung Karno sangat khawatir bangsa kami akan menjadi kuli di negeri kami sendiri. tapi hari ini, sepertinya kami kehilangan kekuatan untuk menyetop itu bisa terjadi. Lihatlah Allah, bumi kami yang kaya dikelola oleh bangsa lain dan kulinya adalah bangsa kami,"
"Ya rabbal aalamin. Kehidupan sosial budaya, seperti kami kehilangan jati diri bangsa ini, yang ramah, yang santun, yang saling percaya. Kami juga belum tahu bagaimana kekuatan pertahanan dan keamanan bangsa ini kalau suatu ketika bangsa lain menyerang bangsa kami. Ya Rahman ya Rahim, tapi kami masih percaya kepada-Mu, bahwa kami masih menadahkan tangan kepada-Mu, artinya Engkau adalah Tuhan kami, engkau adalah Allah YME,"
"Jauhkan kami dari pemimpin yang khianat yang hanya memberikan janji-janji palsu, harapan-harapan kosong, dan kekuasaan yang bukan untuk memajukan dan melindungi rakyat ini, tapi seakan-akan arogansi kekuatan berhadap-hadapan dengan kebutuhan rakyat,"
"Dimana rakyat digusur tanpa tahu kemana mereka harus pergi. dimana-mana rakyat kehilangan pekerjaan, Allah di negeri ini rakyat ini outsourcing, tidak ada jaminan kehidupan mereka. Aparat seakan begitu antusias untuk menakuti rakyat. Hari ini di Kota Medan di Sumut, 5000 KK sengsara dengan perlakuan aparat negeri ini,"
"Allah, lindungilah rakyat ini, mereka banyak tidak tahu apa-apa. Mereka percayakan kendali negera dan pemerintahan kepada pemerintah. Allah, kalau ada mereka yang ingin bertaubat, terimalah taubat mereka ya Allah. Tapi kalau mereka tidak brtaubat dengan kesalahan yang dia perbuat, gantikan dia dengan pemimpin yang lebih baik di negeri ini Ya Allah,"

Monday, August 15, 2016

PKS LUNCURKAN SEKOLAH TANI DI KABUPATEN BANDUNG

sekolah tani PKS
Launching Sekolah Tani PKS
PORTALBANDUNG.COM, BANDUNG - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meluncurkan Sekolah Tani di Pengalengan Bandung, Jawa Barat, Ahad (14/8). Pendirian lembaga tersebut menjadi bukti tekad PKS untuk terus berkhidmat untuk rakyat.

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengatakan, program Sekolah Tani PKS di Pangelangan, Bandung menjadi role model pengembangan peningkatan kualitas sektor pertanian.

"Kami berharap Jabar, khususnya kabupaten Bandung menjadi role model contoh sukses pertanian. Dengan Sekolah Tani bisa membantu petani dalam peningkatan kesejahteraan mereka," ujarnya dalam sambutan peluncuran tersebut.

Terentaskannya kemiskinan di kalangan petani, lanjut salah satu wakil ketua DPR periode 2009-2014 ini, adalah setengah jalan pengentasan kemiskinan nasional. Karena petani adalah masyarakat terbesar di Indonesia.

Sohibul Iman mengingatkan bahwa bangsa Indonesia harus belajar dari Venezuela yang terancam jadi negara gagal karena mengabaikan pertanian. Negerinya hanya bergantung pada minyak, namum ketika harga minyak jatuh, krisis ekonomi dan pangan dahsyat menimpa.

"Oleh karena itu saya sangat menghargai profesi petani. Diluncurkannya Sekolah Tani PKS ini merupakan turunan perwujudan dari slogan PKS ingin berkhidmat untuk rakyat," imbuhnya.

Ketua Bidang Petani, Pekerja dan Nelayan (BPPN) DPP PKS Ledia Hanifa menambahkan, tujuan Sekolah Tani PKS ini pertama ingin meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terkait pertanian. Kedua meningkatkan keterampilan para petani.

"Dan ketiga sikap yang positif, menatap ke depan dan saling bekerjasama," cetusnya.

Launching Sekolah Tani PKS bertema 'Petani Sejahtera Indonesia Berjaya' diselenggarakan di Pangalengan, Bandung, Jawa Barat. Lebih dari 1000 petani dari berbagai kabupaten/kota Jabar ikut hadir. Hadir juga Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Bupati Bandung Dadang M Naser, Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan, anggota DPR Andi Akmal Pasludin, Anggota DPRD Jawa Barat dan anggota DPRD dari Jawa Tengah, gapoktan, ormas dan perangkat pemerintah daerah lainnya.

Sumber: pks.or.id

MANTAN TKI ARAB SAUDI RAIH GELAR DOKTOR DI FH UNPAD

Dr. ‎Nuryati Solapari
Dr. ‎Nuryati Solapari, Mantan TKI yang berhasil meraih gelar doktor hukum pada Sidang Promosi Doktor di Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (FH Unpad).
PORTALBANDUNG.COM, BANDUNG . Nuryati Solapari, mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi, meraih gelar doktor hukum pada Sidang Promosi Doktor dengan disertasi “Penerapan Prinsip Keadilan Sosial Bagi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dalam Pemenuhan Hak Menurut Sistem Hukum Ketenagakerjaan Indonesia”, Jumat (12/8/2016).

Nuryati sejak awal meniatkan kerja ke luar negeri karena ingin berkuliah. Setelah memiliki cukup uang, ia kembali untuk kuliah di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa di Serang Banten, S2 di Universitas Jayabaya Jakarta dan meraih gelar doktoral (S3) di Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (FH Unpad).

Suasana haru menyelimuti detik-detik Ketua Sidang Dr. An An, S.H., LLM menyatakan Nuryati Solapari lulus dengan predikat memuaskan. Derai titik air mata tak tertahankan, termasuk dari Ibunda Nuryati dan sejumlah undangan yang hadir seperti mantan Kepala BNP2TKI Mohammad Jumhur Hidayat. Bahkan, isak tangis Nuryati tak henti-henti selama sambutan akhir.

“Telah terjadi ketidakadilan bagi pekerja migran di setiap tahapan baik itu prapenempatan, masa penempatan dan purnapenempatan. Karena itu perlu ada bantuan hukum yang difasilitasi negara dalam setiap tahapan itu, bila memang dibutuhkan oleh TKI,” ujar Nuryati dalam disertasinya.

Menurut dia, walau banyak ketidakadilan bagi TKI, namun menyetop penempatan TKI adalah tidak tepat kerena ini menyangkut hajat hidup yang terjadi di kalangan berpendidikan rendah yang hanya bisa menjual jasanya di luar negeri. Negara harus hadir agar mereka bisa tetap bekerja ke luar negeri dengan perlindungan negara yang baik.

“Perempuan yang bekerja ke luar negeri tidaklah melanggar Hukum Islam, karena kondisi memaksa akibat suami sangat sulit miliki pekerjaan,” tegasnya.

Mengakhiri sidang tersebut, Nuryati kembali meyakinkan para anggota Sidang Senat Terbuka bahwa UU Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri perlu segera diperbaiki agar memperkuat perlindungan negara dalam proses penempatan TKI.

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2016/08/13/82106/mantan-tki-arab-saudi-jadi-doktor-fh-unpad/#ixzz4HM1QWc1f

Saturday, August 13, 2016

INILAH 22 BUPATI PERAIH ANUGERAH KEPALA DAERAH INOVATIF 2016

KDI 2016
Para peraih anugerah Kepala Daerah Inovatif 2016
PORTALBANDUNG.COM, BANDUNG - KORAN SINDO kembali memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang sukses melakukan inovasi. Dari 35 kepala daerah yang meraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2016 ini, sebanyak 22 di antaranya adalah bupati. Siapa saja mereka?

1. BUPATI PASURUAN HM Irsyad Yusuf SE MMA (Kategori: Ekonomi Kreatif)Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf melahirkan Program Pusat Strategi dan Layanan Ekonomi Maslahat atau Satrya Emas. Satrya Emas adalah program inovasi untuk mendorong industri kecil dan menengah agar mampu bersaing menghadapi pasar regional, nasional, dan internasional.

2. BUPATI KARAWANG dr Cellica Nurrachadiana (Kategori: Ketenagakerjaan)Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) No 8/2016 yang mewajibkan perusahaan harus menyerap 60% karyawannya dari warga lokal. Saat ini sebanyak 2.504 warga Karawang terserap di 30 perusahaan.

3. BUPATI BATUBARA OK Arya Zulkarnain SH MM (Kategori: Perlindungan Sosial)Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain telah menerbitkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati terkait perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan. Saat ini di Kabupaten Batubara telah terbentuk unit reaksi cepat pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan.

4. BUPATI GRESIK Dr Ir H Sambari Halim Radianto ST MSi (Kategori: Investasi dan Industrialisasi)Kebijakan berupa jaminan kemudahan investasi membuat Gresik menjadi daerah seksi di mata investor lokal maupun internasional. Salah satu hasil yang terlihat saat ini adalah dibangunnya kawasan industri Java Integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE).

5. BUPATI PURWAKARTA H Dedi Mulyadi SH (Kategori: Pelayanan Kesehatan)Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi berinovasi menyiapkan dokter panggilan atau dokter online untuk warganya. Dokter online disiagakan 24 jam sehingga pasien tidak perlu mengantre di Puskesmas. Masyarakat Purwakarta pun bisa mengakses dokter online lewat smartphone berbasis Android.

6. BUPATI MUSI RAWAS Ir H Hendra Gunawan SH MM (Kategori: Pelayanan Kesehatan)Hendra Gunawan, bupati Musi Rawas, meluncurkan program Musi Rawas Sempurna Sehat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pembentukan kampung KB menjadi perhatian dengan pelayanan jemput bola di setiap awal bulan

7. BUPATI BANDUNG H Dadang M Naser SH SIp MIpol (Kategori: Pembangunan Ekonomi)Dadang melalui Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluhan Pertanian (BKP3) mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan melalui Konsep Rumah Pangan Lestari (KRPL). Hal ini merupakan solusi mengatasi persoalan alih fungsi lahan dan melonjaknya harga kebutuhan pokok rumah tangga.

8. BUPATI TAPANULI SELATAN H Syahrul M Pasaribu SH (Kategori: Pembangunan Infrastruktur)
Sosok bupati ini dikenal dengan kegiatan Marudan Marlasniari (Marmar Style) atau turun ke desa-desa menghabiskan waktu dua hingga tiga hari mengobservasi infrastruktur jalan. Hasilnya, pada 2015, kondisi jalan dalam keadaan baik meningkat 48,87%.

9. BUPATI BATANG H Yoyok Riyo Sudibyo (Kategori: Transparansi Pengelolaan Anggaran)Bupati Batang mampu menggandeng sejumlah elemen masyarakat untuk membantunya dalam mengawasi pemerintahan. Inovasi dilakukan dengan membentuk tim peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintah Kabupaten Batang.

10. BUPATI BANYUWANGI Abdullah Azwar Anas SPd, SS, MSi (Kategori: Pengembangan Ekonomi Pariwisata)Konsep triangle diamonds atau segitiga berlian dikenal sebagai branding wisata Banyuwangi kepada publik. Berbagai event nasional hingga internasional mendapat respons luar biasa.

11. BUPATI BONE Dr H A Fahsar M Padjalangi MSi (Kategori: Ekonomi Pertanian)Sebanyak 80% penduduk Kabupaten Bone adalah petani dan luas areal tanam 110.760 hektare. Di bawah kepemimpinan Bupati Andi Fahsar M Padjalangi, Kabupaten Bone melakukan inovasi dengan mengubah pola pikir petani dari hambur langsung ke tanam pindah. Hasilnya, pada 2015 lalu, produksi padi di Kabupaten Bone mencapai 983.000 ton dengan produktivitas hingga 5,8 ton per hektare. Tahun ini ditargetkan hasilnya 10 ton per hektare.

12. BUPATI BEKASI Dr Hj Neneng Hasanah Yasin (Kategori: Tata Kelola Pemerintahan)
Kabupaten Bekasi di bawah kepemimpinan Hj Neneng Hasanah mengukir prestasi dalam hal pemanfaatan teknologi informasi. Pembangunan jaringan fiber optik sampai ke pedesaan dan perumahan serta penyusunan RKPD secara online mengantarkan Kabupaten Bekasi dua kali meraih penghargaan bidang perencanaan pembangunan "Pangripta Nusantara".

13. BUPATI GUNUNGKIDUL Hj Badingah, SSos (Kategori: Pengembangan Ekonomi Pariwisata)Bupati Hj Badingah sedang mengembangkan wilayahnya sebagai daerah tujuan wisata. Kabupaten Gunungkidul saat ini telah menorehkan segudang prestasi di antaranya sistem inovasi pelayanan publik (sivonik), BUMD Award bagi bank daerah Gunungkidul, dan penghargaan pengelolaan instalasi warga kurang mampu bagi PDAM.

14. BUPATI BOYOLALI Drs H Seno Samodro (Kategori: Investasi)Pelayanan perizinan terpadu satu pintu (PTSP) yang berkualitas telah menyukseskan program Boyolali Pro Investasi sejak 2010. Pelayanan PTSP telah menyederhanakan 33 Perda menjadi tiga perda saja

15. BUPATI KULON PROGO dr H Hasto Wardoyo, SpOG(K) (Kategori: Pembangunan Ekonomi)Slogan ‘Bela Beli Kulon Progo’ menjadikan semangat terwujudnya produk lokal air minum kemasan "airku" dan beras lokal berkualitas "berasku" sebagai produk lokal andalan. Puncaknya, penghargaan Parasamya Purna Karya Nugraha dan Satyalancana Karya Bhakti Praja berhasil diraih.

16. BUPATI BANYUASIN Yan Anton Ferdian SH (Kategori: Tata Kelola Pemerintahan)
Pada 2015, Pemkab Banyuasin berhasil menggelar pemilihan kepala desa secara elektronik yang disebut e-voting serentak di 160 desa. Proses demokrasi elektronik ini merupakan hal pertama dan terbanyak di Indonesia.

17. BUPATI TULUNGAGUNG Syahri Mulyo SE Msi (Kategori: Pelayanan Kesehatan)Kabupaten Tulungagung di bawah kepemimpinan Bupati Syahri Mulyo menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat melalui program Public Safety Center (PSC) yang baru beberapa bulan didirikan mampu melayani kondisi darurat dalam tempo 15 menit.

18. BUPATI MINAHASA SELATAN Christiany Eugenia Paruntu, SE (Kategori: Pembangunan Infrastruktur)Christiany Eugenia Paruntu (CEP) membawa perubahan signifikan, khususnya infrastruktur jalan. Kerja keras Bupati berbuah penghargaan tingkat nasional di antaranya Bintang Jasa Utama dan Satya Lencana Wirakarya pembangunan 2015.

19. BUPATI MINAHASA TENGGARA James Sumendap SH (Kategori: Pembangunan Infrastruktur)
Infrastruktur jalan di Kabupaten Minahasa Tenggara mengalami perubahan signifikan. Di tahun pertama menjabat, Bupati James Sumendap berhasil menaikkan opini BPK dari Disclaimer menjadi Wajar Dengan Pengecualian. Setahun kemudian, meraih opini WTP.

20. BUPATI TAPANULI UTARA Drs Nikson Nababan (Kategori: Pembangunan Ekonomi)Bupati Nikson Nababan bertekad menjadikan Kabupaten Tapanuli Utara sebagai lumbung pangan dan lumbung sumber daya manusia. Inovasi dilakukan dengan pengembangan pertanian program pupuk bersubsidi yang dibayar setelah panen serta pengembangan pasar agro dengan membuka sistem lelang untuk hasil pertanian warga.

21. BUPATI BANTAENG Prof DR Ir HM Nurdin Abdullah MAgr (Kategori: Ekonomi Pertanian)Banyak inovasi sudah dilakukan Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah. Di bidang pertanian, Kabupaten Bantaeng telah mewujudkan pengembangan benih berbasis teknologi. Hasil inovasi benih telah disebarluaskan ke daerah-daerah lain seperti di sejumlah daerah di Indonesia.

22. BUPATI AGAM Ir H Indra Catri MSP (Kategori: Pembangunan Ekonomi)Bupati Agam Indra Catri cukup banyak melakukan inovasi, termasuk di antaranya Gerakan Thaharah Masjid, Gerakan WC Bersih, Gerakan Magrib Mengaji, serta Jamkesda Mandiri. Salah satu inovasinya Cerdas Agam Menyemai cukup populer. Melalui program ini, Indra memotivasi masyarakat memanfaatkan lahan yang tidak produktif.

Baca juga:

RIDWAN KAMIL TERMASUK SALAH SATU DARI TUJUH WALIKOTA PERAIH ANUGERAH KEPALA DAERAH INOVATIF 2016

Kelapa Daerah Inovatif 2016
Para Peraih Anugerah Kepala Daerah Inovatif 2016

PORTALBANDUNG.COM, BANDUNG - Sebanyak tujuh wali kota mendapatkan penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2016 yang digelar KORAN SINDO di Hotel Intercontinental, Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/8/2016). Berikut daftarnya.

1. WALI KOTA SEMARANG Hendrar Prihadi SE MM (Kategori: Tata Kelola Pemerintahan)
Wali Kota Hendrar Prihadi telah membawa Kota Semarang menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang terpilih bergabung di Program 100 Resilient Cities atau 100 Kota Tangguh, sebuah program yang diinisiasi oleh Rockefeller Foundation.

2. WALI KOTA MAKASSAR Ir H Mohammad Ramdhan Pomanto (Kategori: Ekonomi Kreatif)
Setelah sukses dengan program Lorong Garden (Longgar), Pemkot Makassar kembali menyiapkan program Badan Usaha Lorong (Bulo). Bulo merupakan program berkelanjutan dengan memanfaatkan sumber daya alam

3. WALI KOTA SURABAYA Dr (HC) Ir Tri Rismaharini MT (Kategori: Penataan Lingkungan Kota)

Keberhasilan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengubah wajah Surabaya meroketkan namanya sebagai salah satu wali kota terbaik dunia. Di tangannya, Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dulu gersang disulap menjadi taman-taman indah. Dalam layanan birokrasi, Risma termasuk salah satu pelopor layanan online.

4. WALI KOTA SIBOLGA HM Syarfi Hutauruk MM (Kategori: Pendidikan)
Berbagai upaya mencerdaskan dilakukan dengan cara membangun sekolah lanjutan menengah serta Akademi Komunitas Negeri Sibolga. Pembangunan dunia pendidikan ini berbuah manis di mana pada tahun lalu siswa di Kota Sibolga lulus 100%. Pemerintah Kota Sibolga juga memberikan bantuan pada lulusan SMA/SMK dari Kota Sibolga yang diterima di perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia.

5. WALI KOTA MOJOKERTO Drs KH Mas'ud Yunus (Kategori: Pendidikan)
Kota Mojokerto surganya pelajar. Itulah hasil inovasi Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus. Anggaran pendidikan digelontor hingga 30% dari APBD 2015. Peningkatan kualitas dilakukan dengan mendirikan kampung Inggris. Bahkan, para orang tua diwajibkan mematikan TV antara pukul 18.00-19.00 WIB.

6. WALI KOTA BANDUNG Mochamad Ridwan Kamil ST MUD (Kategori: Pembangunan Ekonomi)
Di awal 2015, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kembali melahirkan inovasi yang mendapat apresiasi masyarakat, yakni kredit tanpa jaminan (agunan) khusus "Kredit Melati" bagi warga Kota Bandung. "Kredit Melati" adalah akronim dari "Melawan Rentenir". Kredit Melati dikelola pada Bank Perkreditan Rakyat, salah satu badan usaha milik daerah Pemkot Bandung.

7. WALI KOTA KEDIRI Abdullah Abu Bakar (Kategori: Pemberdayaan Masyarakat)
Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) telah mengubah wajah Kota Kediri. Di tangan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, gang-gang sempit yang kumuh kini tampak rapi. Setiap tahun, Pemkot Kediri menggelontorkan dana Rp50 juta/RT/tahun.

AHOK TIDAK TERMASUK, INILAH 6 GUBERNUR PERAIH ANUGERAH KEPALA DAERAH INOVATIF 2016

Kepala Daerah Lokomotif Perubahan 2016

PORTALBANDUNG.COM, BANDUNG - Sebanyak enam gubernur meraih anugerah Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2016 yang digelar KORAN SINDO di Intercontinental Hotel Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/8/2016) malam. Siapa saja?

1. GUBERNUR JAWA BARAT Dr (HC) H Ahmad Heryawan, LC MSi (Kategori: Pembangunan Pendidikan)
Ahmad Heryawan
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Kang Aher memahami betul bahwa pendidikan merupakan faktor penentu kemajuan suatu bangsa. Karena itu, selama memimpin Jawa Barat, salah satu kebijakan yang konsisten dilakukan adalah pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB).

2. GUBERNUR MALUKU Ir H Said Assagaff (Kategori: Sosial Kemasyarakatan)
Said Assagaf
Gubernur Maluku, Said Assagaff
Gubernur Said Assagaff berinovasi dengan menggelar event akbar nasional untuk membangun kebersamaan masyarakat di Maluku. Contohnya dengan menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXIV Tahun 2012 dan tuan rumah pelaksanaan Pesparawi Nasional XI tahun 2015. Belum lagi ditambah dengan acara-acara adat dan sosial kemasyarakatan dalam skala lokal.

3. GUBERNUR JAWA TENGAH H Ganjar Pranowo SH MIP (Kategori : Transparansi Layanan Publik)
Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuka lebar keterbukaan informasi dan transparansi di masa kepemimpinannya sejak 2013. Semua masyarakat bisa mudah berkomunikasi langsung dengan gubernur.

4. GUBERNUR JAWA TIMUR Dr H Soekarwo SH MHum (Kategori: Pembangunan Ekonomi)
Soekarwo
Gubernur Jawa Timur, Soekarwo
Di bawah kepemimpinan Soekarwo atau Pakde Karwo, Provinsi Jawa Timur dinobatkan menjadi satu dari dua provinsi di Indonesia berkategori A+.

5. GUBERNUR SULAWESI SELATAN Dr H Syahrul Yasin Limpo SH MSi MH (Kategori: Tata Kelola Pemerintahan)
Syahrul Yasin Limpo
Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo
Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo berinovasi dengan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk memberikan kemudahan dalam bidang perizinan. Saat ini, PTSP yang dilaksanakan Pemprov Sulawesi Selatan menjadi yang terbaik di Indonesia.

6. GUBERNUR BANTEN H Rano Karno S.IP (Kategori: Pembangunan Infrastruktur)
Rano Karno
Gubernur Banten, Rano Karno
Gubernur Rano Karno mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Banten. Dari panjang jalan Pemerintah Provinsi Banten 756,47 kilometer, sudah 606,43 kilometer dalam kondisi baik. Gubernur Rano Karno juga memanfaatkan media sosial untuk berkomunikasi.

Baca juga:
RIDWAN KAMIL TERMASUK SALAH SATU DARI TUJUH WALIKOTA PERAIH ANUGERAH KEPALA DAERAH INOVATIF 2016

INILAH 22 BUPATI PERAIH ANUGERAH KEPALA DAERAH INOVATIF 2016

Sumber:  Sindonews

Tuesday, August 9, 2016

PELAJAR FINLANDIA TERPINTAR SEDUNIA PADAHAL SEKOLAH CUMA 5 JAM, TANPA PR DAN UN. INI PENYEBABNYA.

Guru di sekolah Finlandia
Guru di sekolah Finlandia

Oleh: HARDIANA NOVIANTARI

PORTALBANDUNG.COM -- Semasa sekolah dulu, rasanya mustahil kamu bisa dijuluki murid pintar kalau dapat ranking bontot. Apalagi kalau gak lulus Ujian Nasional, rasanya dunia selesai di titik itu. Ketatnya persaingan di sekolah mungkin memang bertujuan supaya kita berlomba-lomba jadi lebih pintar. Tapi tahukah kamu, negara dengan pendidikan terbaik dan murid terpintar di dunia yaitu Finlandia justru melakukan hal yang sebaliknya?

Berbeda dengan kita yang harus menghadapi ujian nasional tiap mau naik jenjang sekolah, seumur-umur pelajar di Finlandia hanya menghadapi 1 ujian nasional ketika mereka berumur 16 tahun. Tidak hanya minim pekerjaan rumah, pelajar di Finlandia juga mendapatkan waktu istirahat hampir 3 kali lebih lama daripada pelajar di negara lain. Namun dengan sistem yang leluasa entah bagaimana mereka justru bisa belajar lebih baik dan jadi lebih pintar. Makanya kali ini Hipwee bakal mengulas habis rahasia Finlandia yang satu ini!

1. Di Finlandia, Anak-Anak Baru Boleh Bersekolah Setelah Berusia 7 Tahun
Anak anak Finlandia

beri kesempatan mereka untuk belajar dengan caranya sendiri via freeenglishlessonplans.files.wordpress.com
Orang tua jaman sekarang pasti udah rempong kalau mikir pendidikan anak. Anaknya belum genap 3 tahun aja udah ngantri dapat pre-school bagus gara-gara takut kalau dari awal sekolahnya gak bagus, nantinya susah dapat SD, SMP, atau SMA yang bagus. Di Finlandia tidak ada kekhawatiran seperti itu. Bahkan menurut hukum, anak-anak baru boleh mulai bersekolah ketika berumur 7 tahun.

Awal yang lebih telat jika dibandingkan negara-negara lain itu justru berasal dari pertimbangan mendalam terhadap kesiapan mental anak-anak untuk belajar. Mereka juga meyakini keutamaan bermain dalam belajar, berimajinasi, dan menemukan jawaban sendiri. Anak-anak di usia dini justru didorong untuk lebih banyak bermain dan bersosialisasi dengan teman sebaya. Bahkan penilaian tugas tidak diberikan hingga mereka kelas 4 SD. Hingga jenjang SMA pun, permainan interaktif masih mendominasi metode pembelajaran.

Pelajar di Finlandia sudah terbiasa menemukan sendiri cara pembelajaran yang paling efektif bagi mereka, jadi nantinya mereka tidak harus merasa terpaksa untuk belajar. Maka dari itu meskipun mulai telat, tapi pelajar umur 15 di Finlandia justru berhasil mengungguli pelajar lain dari seluruh dunia dalam tes internasional Programme for International Student Assessment (PISA). Itu membuktikan faedah dan efektivitas sistem pendidikan di Finlandia.

2. Cara Belajar Ala Finlandia: 45 Menit Belajar, 15 Menit Istirahat
Cara belajar di Finlandia
Cara belajar ala FInlandia: banyak istirahat! via edudemic.com
Tahukah kamu bahwa untuk setiap 45 menit siswa di Finlandia belajar, mereka berhak mendapatkan rehat selama 15 menit? Orang-orang Finlandia meyakini bahwa kemampuan terbaik siswa untuk menyerap ilmu baru yang diajarkan justru akan datang, jika mereka memilliki kesempatan mengistirahatkan otak dan membangun fokus baru. Mereka juga jadi lebih produktif di jam-jam belajar karena mengerti bahwa toh sebentar lagi mereka akan dapat kembali bermain.


Di samping meningkatkan kemampuan fokus di atas, memiliki jam istirahat yang lebih panjang di sekolah juga sebenarnya memiliki manfaat kesehatan. Mereka jadi lebih aktif bergerak dan bermain, tidak hanya duduk di kelas. Bagus juga kan jika tidak membiasakan anak-anak dari kecil untuk terlalu banyak duduk.
3. Semua Sekolah Negeri di Finlandia Bebas Dari Biaya. Sekolah Swasta Pun Diatur Secara Ketat Agar Tetap Terjangkau
Pelajar di Finlandia
Gak mungkin konsen belajar kalau perut kosong. Finlandia adalah negara pertama dengan program makan siang gratis untuk semua siswa
Satu lagi faktor yang membuat orang tua di Finlandia gak usah pusing-pusing milih sekolah yang bagus untuk anaknya, karena semua sekolah di Finlandia itu setara bagusnya. Dan yang lebih penting lagi, sama gratisnya. Sistem pendidikan di Finlandia dibangun atas dasar kesetaraan. Bukan memberi subsidi pada mereka yang membutuhkan, tapi menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas untuk semua.

Reformasi pendidikan yang dimulai pada tahun 1970-an tersebut merancang sistem kepercayaan yang meniadakan evaluasi atau ranking sekolah sehingga antara sekolah gak perlu merasa berkompetisi. Sekolah swasta pun diatur dengan peraturan ketat untuk tidak membebankan biaya tinggi kepada siswa. Saking bagusnya sekolah-sekolah negeri di sana, hanya terdapat segelintir sekolah swasta yang biasanya juga berdiri karena basis agama.

Tidak berhenti dengan biaya pendidikan gratis, pemerintah Finlandia juga menyediakan fasilitas pendukung proses pembelajaran seperti makan siang, biaya kesehatan, dan angkutan sekolah secara cuma-cuma. Memang sih sistem seperti ini mungkin berjalan karena kemapanan perekonomian Finlandia. Tapi jika memahami sentralnya peran pendidikan dalam membentuk masa depan bangsa, seharusnya semua negara juga berinvestasi besar untuk pendidikan. Asal gak akhirnya dikorupsi aja sih.

4. Semua Guru Dibiayai Pemerintah Untuk Meraih Gelar Master. Gaji Mereka Juga Termasuk Dalam Jajaran Pendapatan Paling Tinggi di Finlandia
Guru SD di Finlandia
Profesional S2 yang dibayar tinggi via i.dell.com
Di samping kesetaraan fasilitas dan sokongan dana yang mengucur dari pemerintah, penopang utama dari kualitas merata yang ditemukan di semua sekolah di Finlandia adalah mutu guru-gurunya yang setinggi langit. Guru adalah salah satu pekerjaan paling bergengsi di Finlandia. Pendapatan guru di Finlandia pun lebih dari 2 kali lipat dari guru di Amerika Serikat.Tidak peduli jenjang SD atau SMA, semua guru di Finlandia diwajibkan memegang gelar master yang disubsidi penuh oleh pemerintah dan memiliki tesis yang sudah dipublikasi.

Finlandia memahami bahwa guru adalah orang yang paling berpengaruh dalam meningkatkan mutu pendidikan generasi masa depannya. Maka dari itu, Finlandia berinvestasi besar-besaran untuk meningkatkan mutu tenaga pengajarnya. Tidak saja kualitas, pemerintah Finlandia juga memastikan ada cukup guru untuk pembelajaran intensif yang optimal. Ada 1 guru untuk 12 siswa di Finlandia, rasio yang jauh lebih tinggi daripada negara-negara lain. Jadi guru bisa memberikan perhatian khusus untuk tiap anak, gak cuma berdiri di depan kelas.

Jika Indonesia ingin semaju Finlandia dalam urusan pendidikan, guru-guru kita selayaknya juga harus mendapatkan sokongan sebagus ini. Kalau perhatian kita ke guru kurang, kenapa kita menuntut mereka harus memberikan yang terbaik dalam proses pembelajaran? Tidak adil ‘kan?
5. Guru Dianggap Paling Tahu Bagaimana Cara Mengevaluasi Murid-Muridnya. Karena Itu, Ujian Nasional Tidaklah Perlu.
Guru SD di Finlandia

Guru yang selalu mendampingi tahu yang dibutuhkan siswanya via itec.aalto.fi
Kredibilitas dan mutu tenaga pengajar yang tinggi memungkinkan pemerintah menyerahkan tanggung jawab membentuk kurikulum dan evaluasi pembelajaran langsung kepada mereka. Hanya terdapat garis pedoman nasional longgar yang harus diikuti. Ujian Nasional pun tidak diperlukan. Pemerintah meyakini bahwa guru adalah orang yang paling mengerti kurikulum dan cara penilaian terbaik yang paling sesuai dengan siswa-siswa mereka.

Diversitas siswa seperti keberagaman tingkatan sosial atau latar belakang kultur biasanya jadi tantangan sendiri dalam menyeleraskan mutu pendidikan. Bisa jadi gara-gara fleksibilitas dalam sistem pendidikan Finlandia itu, semua diversitas justru bisa difasilitasi. Jadi dengan caranya sendiri-sendiri, siswa-siswa yang berbeda ini bisa mengembangkan potensinya secara maksimal.

6. Siswa SD-SMP di Finlandia Cuma Sekolah 4-5 Jam/hari. Buat Siswa SMP dan SMA, Sistem Pendidikan Mereka Sudah Seperti di Bangku Kuliah
Pelajar SMA di Finlandia
Belajar karena pingin pasti hasilnya lebih efektif via i.huffpost.com
Tidak hanya jam istirahat yang lebih panjang, jam sekolah di Finlandia juga relatif lebih pendek dibandingkan negara-negara lain. Siswa-siswa SD di Finlandia kebanyakan hanya berada di sekolah selama 4-5 jam per hari. Siswa SMP dan SMA pun mengikuti sistem layaknya kuliah. Mereka hanya akan datang pada jadwal pelajaran yang mereka pilih. Mereka tidak datang merasa terpaksa tapi karena pilihan mereka.

Pendeknya jam belajar justru mendorong mereka untuk lebih produktif. Biasanya pada awal semester, guru-guru justru menyuruh mereka untuk menentukan target atau aktivitas pembelajaran sendiri. Jadi ketika masuk kelas, mereka tidak sekadar tahu dan siap tapi juga tidak sabar untuk memulai proyeknya sendiri.

7. Gak Ada Sistem Ranking di Sekolah. Finlandia Percaya Bahwa Semua Murid Itu Seharusnya Ranking 1
Gak ada ranking di sekolah Finlandia
Gak ada yang putus sekolah via www.trigger-proof.com
Upaya pemerintah meningkatkan mutu sekolah dan guru secara seragam di Finlandia pada akhirnya berujung pada harapan bahwa semua siswa di Finlandia dapat jadi pintar. Tanpa terkecuali. Maka dari itu, mereka tidak mempercayai sistem ranking atau kompetisi yang pada akhirnya hanya akan menghasilkan ‘sejumlah siswa pintar’ dan ‘sejumlah siswa bodoh’.

Walaupun ada bantuan khusus untuk siswa yang merasa butuh, tapi mereka tetap ditempatkan dalam kelas dan program yang sama. Tidak ada juga program akselerasi. Pembelajaran di sekolah berlangsung secara kolaboratif. Bahkan anak dari kelas-kelas berbeda pun sering bertemu untuk kelas campuran. Strategi itu terbukti berhasil karena saat ini Finlandia adalah negara dengan kesenjangan pendidikan terkecil di dunia.

Sumber: http://www.hipwee.com/feature/sekolah-cuma-5-jam-tanpa-pr-ujian-nasional-kenapa-orang-finlandia-bisa-pintar/