-->
gedung sate bandung photo gedung sate_zpsyeqxzepj.jpg

mesjid raya bandung photo mesjid agung bandung_zpsnvyfrkpn.jpg

jembatan pasopati bandung photo jembatan pasopati bandung_zpsj0ezk3nl.jpg

saung angklung udjo photo saung angklung udjo_zpsewlfdc6g.jpg

Thursday, July 21, 2016

WAJIB TAHU, INI BAHAYA PERMAINAN POKEMON GO

POKEMON GO
POKEMON GO
PORTALBANDUNG.COM --  BOGOR – Pokemon Go masih jadi bahasan hampir di semua media. Bagaimana tidak, permaian Pokemon Go, terus menjadi bintang paska diluncurkan pertama kali di Amerika Serikat, Australia dan New Zealand.

Di Indonesia sendiri, meski belum diluncurkan secara resmi, Pokemon Go terus mewabah. Kabarnya, di Indonesia, Pokemon Go sudah diunduh oleh sekitar 1 juta pengguna.

Namun, di balik kesuksesan Pokemon Go, ada dampak negatif bagi penggunanya. Tidak sedikit pengguna Pokemon Go terlibat kecelakaan yang mengakibatkan jiwa melayang. Tidak sedikit pula objek-objek vital di Indonesia yang mulai ‘disusupi’ pemain Pokemon Go.

Selain itu, masih ada fakta yang harus diketahui oleh pengguna aplikasi Pokemon Go. Seperti dipaparkan Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informasi Henri Subiakto. Pokemon Go merupakan aplikasi game online yang menggunakan teknologi Augmented Reality yakni menggabungkan dunia maya yang ada di kamera ponsel pintar dengan tampilan fisik di sekitar pemainnya.

Saat bermain Pokemon Go, pengguna harus mengaktifkan kamera ponsel dan mengharuskan pemainnya berjalan untuk mencari makhluk Pokemon yang tersebar di rumah, jalan, taman, masjid, dan tempat-tempat strategis lainnya.

“Karena asyik mengejar Pokemon para pemain bisa terlena. Ada yang masuk pekarangan orang lain, masuk kantor polisi, masuk masjid, bahkan muter di museum, sampai ada yang tertabrak kendaraan,” beber Henri dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (17/07/2016).

Selain itu, aplikasi Pokemon Go, khusus di Indonesia rentan disusupi virus yang akan masuk ke dalam software ponsel si penggunanya.

“Berbeda dengan masyarakat Jepang. Walaupun Pokemon aslinya buatan Nintendo Jepang, game ini masih belum diijinkan masuk,” kata Henri.
Menurutnya, pemerintah Jepang khawatir Pokemon Go membuat masyarakat tidak produktif, membahayakan dan belum terbukti aman dari persoalan cyber security.

“Saat bermain Pokemon dengan kamera selalu on maka disadari atau tidak telah menjadi collaborator, mengirim sinyal dan data tentang diri, aktivitas, lingkungan pemain. Pokemon Go yang gratis ini akan mengumpulkan big data dari para user dan lingkungannya untuk keperluan bisnis untuk menarik investor serta keperluan peta digital yang lebih detail,” demikian Henri.

Sumber: pokjasatu


KOTA BANDUNG TIDAK PUNYA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA, INI ALASANNYA.

Yossi Irianto Sekdakot Bandung
Yossi Irianto, Sekdakot Bandung

PORTALBANDUNG.COM --  BANDUNG – Sekda Kota Bandung Yossi Irianto mengatakan, meski pemerintah pusat memerintahkan setiap daerah harus punya badan penanggulangan bencana, namun Kota Bandung tidak memilikinya. “Kita memang tidak punya badan khusus yang menangani bencana,” ujar Yosi.

Pasalnya, lanjut Yosi, frekuensi terjadinya bencana alam di Kota Bandung tidak terlalu sering, skala nya juga tidak terlalu besar.

“Sehingga kita tidak terlalu membutuhkan badan khusus untuk menanggulangi bencana alam,” terangnya.

Meski demikian, tidak berarti Kota Bandung tidak punya instansi khusus yang menangani masalah kebencanaan.

“Kalau dulu memang kita tidak punya sama sekali, tapi, sekarang Kita kan punya Dinas Pemadam Kebakaran, Pencegahan dan penanggulangan Bencana,” katanya.

Di dinas ini, semua penanggulangan bencana bisa dilakukan. Sementara untuk bencana alam yang bisa dibilang besar, bisa menggunakan dana tidak terduga.

Menurut Yosi, keberadaan dinas ini fungsinya sama saja. Alokasi dananya juga sama dengan jika dibentuk badan khusus untuk penanggulangan bencana.

“Bukan karena keberadaannya disatukan dengan dinas lain, berarti fungsi, dan efektifitasnya akan berkurang,” tegasnya.

Untuk membuat dinas atau badan tersendiri, ujar Yosi, dibutuhkan urgensi dengan penilaian scoring yang cukup tinggi. Jika scornya tidak mencukupi, masa bisa digabung dengan dinas lain.

“Score yang harus dimiliki untuk menjadi badan atau dinas yang berdiri sendiri sekitar 850-900,” pungkasnya. (mur)

Sumber: http://jabar.pojoksatu.id/bandung/2016/07/21/pemkot-bandung-tak-memiliki-badan-khusus-bencana/

DAHSYAT! E-BUDGETING BISA PANGKAS 2000 KEGIATAN DAN HEMAT APBD 2016 KOTA BANDUNG Rp. 600 M

Yossi Irianto Sekdakot Bandung
Yossi Irianto, Sekdakot Bandung
PORTALBANDUNG.COM -- BANDUNG- Pemerintah Kota Bandung mampu menghemat dana APBD tahun 2016 sebesar Rp 600 miliar karena dalam belanja anggaran menggunakan sistem e-budgeting yang baru diberlakukan tahun 2016.

Sekretaris Pemkot Bandung Yossi Irianto mengatakan, belanja langsung maupun tidak langsung bisa efesien karena memagkas 2.000 kegiatan.

"ABPD 2016 ada 6.000 kegiatan dari seluruh SKPD tapi setelah e-budgeting bisa terpangkas 2.000 karena ada yang dobel dan tidak bermanfaat untuk rakyat," ujar Yossi di Balai Kota, Rabu (20/07/2016).

Yosi mengatakan, anggaran dobel akan tereliminasi secara sistem sehingga tak ada ada lagi pemborosan anggaran.

Anggaran lain yang dipangkaas anggaran perjalanan dinas, makan dan minum yang berlebihan, duplikasi kegiatan, seminaar yang tidak penting.

Menurut Yossi, sebelumnya SKPD bisa mengajukan anggaran seenaknya tapi mulai sekarang pengajuan anggaran diperketat, jika kegiataan dan anggaran tidak sesuai dengan tupoksinya, maka secara otomatis sistem akan menolaknya.

"Dengan e-budgeting, kinerja SKPD akan terukur, tidak akan terjadi belanja tanpa mengukur kebutuhannya," ujar Yossi..

Selain itu, dengan e-budgeting belanja barang yang sama seperti alat tulis dan barang lainnya, harganya sama tak ada lagi mark-ap harga. ( tsm)

Penulis: tsm
Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar

UKIR SEJARAH: PERSIB MENANG DI KANDANG PERSIPURA 2-0

Persib menang 2-0 atas Persipura
BEREBUT BOLA - Gelandang Persib Bandung Kim Kurniawan berebut bola dengan pemain Persipura M Taher dalam laga lanjutan Indonesian Soccer Championship di Stadion Manggala, Jayapura, Kamis (21/7/2017). Persib akhirnya membawa pulang tiga poin setelah mengalahkan Persipura 2-0. (Foto: Indonesiansc.com)
PORTALBANDUNG.COM -- BANDUNG - Kemenangan Persib Bandung atas Persipura Jayapura 2-0 menjadi babak baru bagi tim berjuluk Maung Bandung itu di Tanah Papua. Hariono dkk berhasil keluar dari dominasi tim tuan rumah di Stadion Mandala, Jayapura berkat gol yang dicetak Vladimir Vujovic dan Samsul Arif.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar tak memungkiri ada beberapa pihak yang pesimistis bahwa Persib akan kembali menjadi bulan-bulanan Boaz dkk. "Semuanya memprediksi, pasti kalah, Djadjang (Pelatih Persib) tidak bisa menang dari Persipura," kata Umuh kepada wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (21/7/2016).

Pada laga yang berlangsung panas tersebut, Djadjang membuat keputusan yang berani dengan menurunkan Jajang Sukmara sebagai starting eleven. Pasalnya, pemain asal Soreang itu hanya menjadi penghangat bangku cadangan pada beberapa laga terakhir yang dilakoni Persib.

"Saya sharing dengan Djadjang agar Jajang Sukmara dan Agung Pribadi dicoba, dan dia (Jajang) ada keinginan bisa dipercaya, dia mencoba kepercayaan itu dan alhamdulillah," kata Umuh.

Pemain bernomor punggung 18 itu mengisi posisi full back yang biasa diisi Dias Angga Putra. "Saya katakan semua kekuatan pemain dicoba, dan pemain harus memperlihatkan," ujarnya.(dam)

Penulis: Yudha Maulana
Editor: dia
Sumber: Tribun Jaba
r

DAHSYAT! PERSIB MENANG 2-0 ATAS PERSIPURA

Kim Kurniawan PERSIB
BEREBUT BOLA - Gelandang Persib Bandung Kim Kurniawan berebut bola dengan pemain Persipura M Taher dalam laga lanjutan Indonesian Soccer Championship di Stadion Manggala, Jayapura, Kamis (21/7/2017). Persib akhirnya membawa pulang tiga poin setelah mengalahkan Persipura 2-0. (Foto: Indonesiansc.com)

PORTALBANDUNG.COM -- BANDUNG- Persib mengakhiri kutukan di Stadion Mandala berkat kemenangan 2-0 atas tuan rumah Persipura dalam laga lanjutan ISC, Kamis (21/07/2016).

Dua gol Pangeran Biru lahir dari eksekusi penalti Vladimir Vujovic di akhir babak pertama dan lesakan Samsul Arif satu menit menjelang pertandingan selesai. Hasil ini merupakan kemenangan pertama skuat Maung Bandung di Jayapura selama 12 tahun terakhir.

Persib mendapat hadiah penalti karena wasit menilai Ricardo Salampessy sengaja menghalau bola dengan tangannya saat tendangan Robertino Pugliara tepat mengarah ke gawang. Tak saja dihukum penalti, Persipura juga dihukum tampil dengan 10 pemain sejak menit 45.

Wasit mengkartu merah Ricardo. Tampil dengan 10 pemain, sebenarnya, Mutiara Hitam tetap mampu terus menekan Persib sepanjang babak kedua. Namun, Persib justru bisa memanfaatkan kelengahan kubu tuan rumah.

Kerja sama dua pemain pengganti, Atep dan Samsul Arif, di menit 92 memupus harapan kubu tuan rumah. Menerima umpan jauh Atep, Samsul yang berada di kotak penalti dengan cerdik mengecoh kiper Ferdiansyah lalu melepaskan tendangan mendatar ke gawang Persipura.

Skor 2-0 menutup laga itu. Tiga poin dari Jayapura menjadi modal berharga tim asuhan Djadjang Nurdjaman sebelum menantang Semen Padang di Padang pada awal pekan depan. (tom)

Penulis: tom
Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
SaveSaveSaveSave