-->
gedung sate bandung photo gedung sate_zpsyeqxzepj.jpg

mesjid raya bandung photo mesjid agung bandung_zpsnvyfrkpn.jpg

jembatan pasopati bandung photo jembatan pasopati bandung_zpsj0ezk3nl.jpg

saung angklung udjo photo saung angklung udjo_zpsewlfdc6g.jpg

Saturday, November 12, 2016

Pelantikan Direktur Umum Dan Direktur Air Limbah PDAM Tirtawening Kota Bandung

Walikota Bandung Ridwan Kamil melantik Dirum dan Direktur Air Limbah PDAM Tirtawening
Walikota Bandung Ridwan Kamil melantik Dirum dan Direktur Air Limbah PDAM Tirtawening
PORTALBANDUNG.COM -- BANDUNG. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memiliki dua direktur baru untuk periode 2016-2019, yakni Direktur Umum yang dijabat oleh Trisna Gumilar dan Direktur Air Limbah yang dijabat oleh Novera Deliyasma. Keduanya dilantik oleh Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil di Kantor PDAM Tirtawening Kota Bandung, Jalan Badak Singa No. 10 Bandung, Jumat, (11/11/2016).

Jabatan tersebut merupakan hasil seleksi terbuka secara nasional yang dilakukan oleh Panitia Seleksi Calon Direksi PDAM Tirtawening Kota Bandung. Setelah melalui seleksi yang ketat, kedua direktur yang berasal dari jajaran PDAM Tirtawening ini terpilih berdasarkan nilai tertinggi.

“(Keputusan) ini hasil dari seleksi nasional transparan, diseleksi oleh sekitar 6 penguji dan terpilih ternyata datang dari lingkungan PDAM sendiri. Jadi alhamdulillah berarti kaderisasi sangat baik dan memang bersaing. Tidak ada macem-macem. Memang kualitasnya ketika wawancara juga baik,” ucap Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil usai pelantikan.

Pada posisi sebelumnya, Trisna Gumilar menjabat sebagai Kepala Bagian Pencatatan Meter. Sedangkan Novera Deliyasma menjabat sebagai staf bagian Air Limbah di PDAM Tirtawening Kota Bandung. Wali Kota pun mengucapkan terima kasih kepada pejabat Direktur Air Limbah sebelumnya, Boy Tagajagawani.

“Tentunya saya mengucapkan terima kasih juga kepada Direktur Air Limbah yang terdahulu, Pak Boy, yang sudah melaksanakan kinerjanya dengan baik, dilanjutkan dengan dua direksi baru ini,” ucap Ridwan.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Wali Kota Bandung menitipkan agar pelayanan PDAM Tirtawening semakin ditingkatkan. Selain itu, ia menginginkan agar pegawai PDAM Tirtawening harus lebih disiplin sehingga mampu mewujudkan pelayanan dengan prinsip zero complain sebagaimana yang dijanjikan para direktur pada saat wawancara.

Ridwan Kamil juga menekankan agar pengelolaan air limbah bisa menjadi salah satu sumber pendapatan utama di samping air minum.

“Sekarang (air limbah) ini masih dinomorduakan. Nanti satu akses minum ke satu rumah berbarengan dengan satu akses air limbah sebagai satu paket pelayanan. Itu yang menjadi target,” ujar Ridwan.

Ia lantas mendorong agar para direktur dapat berinovasi dalam berkinerja. Salah satunya adalah dengan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengupayakan agar pelayanan PDAM Tirtawening semakin meluas di masyarakat Kota Bandung.

Direktur Utama PDAM Tirtawening, Sonny Salimi berharap agar para direktur yang baru dapat mengimplementasikan gagasan-gagasan yang dipresentasikan di saat wawancara.

“Mimpi-mimpi yang pernah dia tawarkan dalam proposal fit and proper test bukan hanya sekadar mimpi. Nanti harus diwujudkan dan diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari,” ujar Sonny.

Sumber: Humas Pemkot Bandung

Wednesday, June 1, 2016

LAYANAN TERBARU PDAM TIRTAWENING


Portal Bandung. Bulan puasa tinggal menghitung hari, dengan persiapan yang maksimal dan tingkat pelayanan yang baik Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Wening Kota Bandung terus mensosialisasikan program MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), dengan tujuan memberikan kemudahan mengenai air kepada masyarakat rendah untuk melakukan pemasangan air.
Direktur Air Bersih PDAM Kota Bandung Rahmawati menjelaskan, program ini akan terus disosialisasikan. Karena masih banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan program seperti ini.
“Saya targetkan 1000 pemasangan air dalam program ini, wilayah timur ada 288, utara 309 dan barat 155, keseluruhan berjumlah 752 rumah siap pasang air bersih ini,” jelasnya.
Rahmawati menambahkan, masih ada waktu sampai bulan September 2016 untuk melakukan pendaftran, ada beberapa ketentuan dan syarat berlaku.
“Saya berikan beberapa ketentuan untuk pendaftara serta pemasangan air bersih ini diantaranya, membayar 50 persen dan sisanya bisa dicicil, listrik dibawah 1300 watt dan yang paling penting harus ada jaringan PDAM,” ujarnya.
Rahmawati mengatakan, dengan membayar Rp. 1.300.000, pendaftar sudah mendapatkan meteran air, box meter, pipa penyambung dan ongkos pasang.
“Mungkin menurut kalarang bawah harga senilai itu berat, tapi jika dipikirakan untuk kebutuhan sehari-hari pasti masyarakat akan melakukannya. Sebab air bersih itu perlu dalam menjaga kesehatan yang bebas dari bakteri,” jelas Rahmwati.
Berkaitan menghadapi bulan puasa, PDAM kota Bandung terus memberi kepuasan kepada masyarakat dalam pembagian air bersih. Sebab ketika bulan puasa, volume air tidak sesuai, pasti turun dan naik. Sehingga kepada masyarakat dihimbau untuk menggunakan air seperlunya saja.
“Menghadapi bulan puasa, asalkan bak air dari pusat terus tersedia, kondisi pasti terkendali. Tetapi penyediaan air yang sulit, ketika faktor alam datang seperti longsor dan banjir. Hal ini sulit untuk diantisipasi oleh PDAM. Maka dari itu kepada masyarakat terus menjaga lingkungannya,” pungkasnya.
SUMBER : DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA